Alexei Navalny: Siapa Sosok Ini Sebenarnya?

Sosok Alexei Navalny yang Menggemparkan Dunia

Photo: newyorker.com

Alexei Anatolievich Navalny (Lahir: 4 Juni 1976) adalah seorang pengacara, aktivis politik dan keuangan, dan politisi Rusia. Sejak 2009, ia terkenal di media Rusia maupun internasional sebagai seorang kritikus korupsi. Bahkan, Navalny tidak takut mengkritik presiden Rusia, Vladimir Putin. Ia telah melakukan demonstrasi besar-besaran mempromosikan demokrasi, menyerang korupsi politik, dan sekutu politik Putin. Pada tahun 2012, The Wall Street Journal menggambarkannya sebagai “orang yang paling ditakuti Vladimir Putin”.

Navalny lahir di desa Butyn, Moskow tahun 1976. Ayahnya adalah orang Ukraina dan ibunya adalah orang Rusia. Mereka memiliki sebuah pabrik keranjang sejak tahun 1996. Beliau lulus dari Universitas Persahabatan Bangsa-Bangsa Rusia (Kiril: Российский университет дружбы народов / Rossiysky universitet druzhby narodov) pada tahun 1998 dengan gelar sarjana hukum. Kemudian, ia melanjutkan pendidikan di Universitas Finansial Federasi Rusia (Kiril: Финансовый университет При Правительстве Рф / Finansovyy Universitet Pri Pravitel’stve RF) dan mendapat beasiswa program Yale World Fellows dari Yale University tahun 2010.

Navalny memulai karir politiknya di tahun 2000 bersama partai Yabloko hingga tahun 2008. Pada tahun 2011, beliau memberi pernyataan dalam wawancara radio bahwa United Russia (Kiril: Единая Россия) merupakan “Partai Pencuri dan Perampok”, dan di tahun 2013 mencalonkan diri sebagai walikota Moskow meskipun kalah dari Sergey Sobyanin dengan jumlah suara 27 persen.

Pada tahun 2014, ia diduga melakukan penggelapan dana yang menyebabkan karir politiknya semakin sulit. Sulit baginya untuk mencalonkan diri sebagai presiden Partai Progresif. Pada tahun 2018, ia menjadi ketua partai Rusia Masa Depan.

Pada Agustus 2020, Navalny keracunan dalam penerbangan menuju Moskow hingga dievakuasi ke Berlin. Kemudian, pada 17 Januari 2021, ia kembali ke Moskow dan langsung ditangkap karena dugaan kriminal.

Navalny merilis berbagai media untuk membuktikan korupsi dari kasus Dmitry Medvedev melalui film dokumenter “He Is Not Dimon to You” pada tahun 2017. Karya terbaru beliau adalah tuduhan bahwa sebuah istana Italia yang berada dekat Laut Hitam merupakan milik presiden Vladimir Putin dalam film dokumenter “Putin’s Palace. History of World’s Largest Bribe”, tapi Putin membantah tuduhan tersebut dan Arkady Rotenberg mengaku bahwa istana itu adalah miliknya.

Sumber:

Michnik, Adam; Navalny, Alexei (2015). Диалоги [Dialogues] (in Russian). Novoye Izdatel’stvo. ISBN 978-5-98379-198-5. OCLC 1166734566.

 

Disusun oleh Tim Pengkajian dan Materi, IKASSLAV Universitas Indonesia

Editor: Fatimah Zakia Azzahra