EGE: Penentu Kelulusan Pelajar SMA dan Kunci Masuk Perguruan Tinggi Negeri di Rusia

ternyata begini sistem pendidikan di Rusia!

Para pelajar memegang sertifikat kelulusan EGE
Photo: studyinrussia.ru

Pendidikan Rusia saat ini dikontrol dan dijalankan oleh pemerintah Rusia di bawah Kementerian Pendidikan Federasi Rusia yang disebut Kementerian Pendidikan Federasi Rusia (Министерство просвещения Российской Федерации/ Ministerstvo prosveshcheniya Rossiyskoy Federatsii). Kementerian ini telah ada pada 17 Mei 2018. Pendidikan wajib bagi seluruh warga Negara Rusia dimulai ketika berumur 7 sampai 17 tahun. Hampir semua orang di atas usia 15 tahun dapat membaca dan menulis. Pendidikan di Rusia yang sangat ketat membuat banyak siswa yang tidak melanjutkan pendidikannya ke jenjang perguruan tinggi.

Pada 2001, Rusia mencoba menerapkan sistem pendidikan baru, yakni Unified State Exam (Единый государственный экзамен, ЕГЭ/ediniy gosudarstvennyj ekzamen, EGE). Sistem tersebut diberlakukan di seluruh Rusia sejak 2009. EGE adalah ujian yang diselenggarakan oleh pemerintah Federasi Rusia untuk para siswa secondary education atau SMA dan tes wajib yang diambil oleh semua lulusan sekolah menengah atas di Rusia yang hasilnya diakui oleh universitas domestik. Ujian tersebut terdiri dari beberapa mata pelajaran dan dibuat berdasarkan tingkat kesulitan. Mata pelajaran wajib bagi para peserta adalah Bahasa Rusia dan matematika. Mata pelajaran lain dipilih sendiri oleh siswa sesuai syarat masuk perguruan tinggi dan jurusan yang mereka minati. Pilihan mata pelajaran dalam EGE antara lain sejarah, pengetahuan umum, sastra, fisika, ilmu komputer, kimia, biologi, geografi, Bahasa Inggris, Bahasa Jerman, Bahasa Prancis, dan Bahasa Spanyol dalam bentuk tertulis, kecuali untuk ujian dalam bahasa asing yang juga mencakup tugas lisan.

Wakil Perdana Menteri Rusia, Igor Shuvalov menyebut EGE sebagai “alat bantu peningkatan status sosial”, karena dapat menciptakan pemerataan kesempatan untuk mengenyam pendidikan di universitas ternama. Pengenalan EGE telah menjadi langkah yang sangat penting dalam sistem pendidikan di Rusia, mendorong universitas untuk bekerja lebih transparan dan memungkinkan mobilitas siswa meningkat secara signifikan sejak diperkenalkan.

Ujian EGE dapat diikuti oleh seluruh siswa secondary education/SMA yang berada di Rusia maupun di luar Rusia yang sekolahnya bekerja sama dengan pemerintahan Rusia. Ujian EGE diadakan di seluruh Rusia dan di negara-negara lain sesuai dengan jadwal universal. Tahap uji coba utama biasanya diadakan dari Mei hingga Juni. Calon mahasiswa mengerjakan ujian EGE tanpa perlu datang langsung ke perguruan tinggi yang dipilih. Hal ini memberi kemudahan bagi pelajar yang tinggal di luar Moskow, sebab harga tiket pesawat ke ibukota sangat mahal, bahkan kadang jumlahnya sama dengan gaji rata-rata di daerah lain. Akan tetapi, untuk perguruan tinggi kesenian, peserta harus hadir langsung menjalani ujian masuk.

Di negara-negara asing, EGE dilakukan di beberapa pusat yang dilengkapi fasilitas secara khusus; sebagai aturan mereka adalah sekolah yang diakreditasi oleh pemerintah Rusia. Sebagai contoh, di Cina ada sekolah yang beroperasi di bawah naungan Kedutaan Besar Rusia. Untuk mendapat informasi tentang tempat-tempat EGE, Anda dapat menghubungi perwakilan dari Layanan Federal untuk Pengawasan Pendidikan (Rosobrnadzor) yang bertanggung jawab atas pengaturan EGE di luar negeri.

EGE diawasi oleh Badan Pengawasan Pendidikan dan Sains Federal (Rosobrnadzor), tetapi dikelola oleh otoritas lokal. Semua siswa mengikuti ujian matematika wajib dan Bahasa Rusia. Sejak 2015, ujian dalam matematika telah dibagi menjadi “ujian dasar” yang diperlukan untuk kelulusan sekolah menengah, dan “ujian profil” yang lebih maju diperlukan untuk penerimaan di universitas. Siswa yang tidak ingin melanjutkan ke universitas dapat memilih untuk hanya mengikuti ujian dasar dan Bahasa Rusia. Semua siswa yang lulus dianugerahi Sertifikat Pendidikan Menengah Umum (Attestat o srednem obshchem obrazovanii), yaitu sertifikat kelulusan akhir. Sertifikat ini juga mencantumkan nilai semua mata pelajaran yang dipelajari selama kelas 10 dan 11. Sertifikat keberhasilan lulus ujian harus ditunjukkan ke sekolah untuk mendapatkan sertifikat pendidikan menengah. Siswa yang gagal ujian dapat mengikuti ujian untuk yang kedua kalinya, tetapi jika mereka gagal lagi, mereka tidak memenuhi syarat untuk penghargaan “Attestat” dan hanya menerima sertifikat studi dari sekolah menengah mereka.

Sertifikat kelulusan dapat digunakan untuk mendaftarkan diri mereka ke lima universitas yang berbeda dengan tiga program studi pilihan. Pilihan-pilihan tersebut sesuai dengan kehendak para calon mahasiswa baru tanpa adanya paksaan dari pihak penyelenggara EGE. Prinsip EGE yang berlaku adalah “semakin tinggi skor, semakin baik.” Hal ini dikarenakan setiap universitas di Rusia setiap tahunnya mengubah skor kelulusan mereka dari 60-80 poin. Semakin “bergengsi” universitasnya, maka semakin tinggi pula skor yang harus dicapai tiap peserta EGE.

EGE diharapkan dapat mengurangi tindak KKN (Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme) di perguruan tinggi negeri. Dengan sistem ini, perguruan tinggi negeri harus menerima mahasiswa berdasarkan hasil EGE, bukan berdasarkan ujian masuk mandiri yang rawan transaksi sogok-menyogok atau nepotisme.Ujian ini menggantikan sistem penyaringan Soviet untuk lulusan sekolah menengah, yang terdiri dari campuran nilai sekolah, ujian masuk universitas tertulis, dan ujian lisan yang dihargai sebagai cara yang sangat efektif untuk mengidentifikasi siswa berbakat.

Menurut hasil survei yang dilakukan oleh Pusat Riset Opini Publik Rusia (VTSIOM) pada bulan Mei tahun 2014, di antara 1.500 responden di berbagai wilayah Rusia, sebanyak sepertiga dari responden tersebut menyatakan bahwa sistem EGE kini lebih baik dalam mengukur kecerdasan siswa. Sistem baru ini juga dinilai lebih baik dari sistem terdahulu karena dapat mengurangi tingkat kecurangan yang terjadi pada sistem sebelumnya.

Pelaksanaan Ujian Nasional Rusia atau EGE (Ediniy Gosudarstvennyj Ekzamen) selama tujuh tahun terakhir telah berkembang menjadi operasi keamanan besar-besaran yang melibatkan polisi. Namun hingga kini, penerapan EGE belum sepenuhnya diterima oleh masyarakat. Warga Rusia kebanyakan tidak terlalu setuju dengan penerapan sistem EGE.

Beberapa orang yang mendukung sistem ini menilai bahwa EGE dapat membantu menanggulangi korupsi dalam pendidikan di Rusia. Namun, ada juga sekelompok orang yang menolak sistem ini karena sistem EGE dinilai tidak dapat memberikan penilaian yang baik terhadap siswa berprestasi dan berbakat. Ujian ini hanya bisa dilakukan satu tahun sekali. Jika gagal, maka harus mengulang di tahun berikutnya. Hal inilah yang membuat para siswa menjadi ketakutan, mengalami stres, dan merasa tertekan.

Article by: Latifah Latif
Editor 1: Muhammad Arkaan Daffa Sihombing
Editor 2: Febriani Putri Milenia